Hal ini dikatakan oleh Direktur Consumer Bank Mandiri Omar S. Anwar usai acara BUMN Executive Club di Kantor Pusat PLN, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Rabu (13/2/2008).
"Kita lagi due diligence multifinance, kalau tidak salah sudah selesai dan sedang kita review hasilnya. Kita lihat potensi ke depannya seperti apa, manajemennya, portofolionya, kalau memang bagus kita akan melangkah lebih jauh," tuturnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi kita siapkan dana untuk masuk ke perusahaan tersebut, saya tidak bisa bilang karena nanti bisa lari," ujarnya.
Omar mengatakan dengan akusisi multifinance ini maka kredit untuk kepemilikan motor (KPM) Bank Mandiri bisa meningkat.
"Sekarang KPM kita masih kecil masih di bawah Rp 200 miliar, yang di multifinance terakhir total outstandingnya Rp 3-4 triliun. Kalau ditambah taruhlah angkanya Rp 1 triliun maka bisa meningkatkan porsi consumer kita," paparnya.
Dia juga mengharapkan dengan adanya pembiayaan langsung melalui multifinance ini Bank Mandiri bisa mendapatkan margin yang lebih lebar sehingga NIM (Net Interest Margin) meningkat.
"Sekarang NIM kita 5,4 persen pada tahun 2007, kita ingin tingkatkan tinggi melalui salah satunya dari kepemilikan mobil dan motor, amat sangat segmented jadi kita tidak secara massal tapi kita lihat segmen lain yang punya nilai tambah," urainya.
(dnl/ir)











































