Suku Bunga Fed Bisa 2,5%

Suku Bunga Fed Bisa 2,5%

- detikFinance
Jumat, 15 Feb 2008 14:17 WIB
Jakarta - Kemungkinan terjadinya resesi Amerika Serikat (AS) bisa diminimalisir, salah satunya dengan the Fed kembali memangkas tingkat suku bunga ke posisi 2,5% sebelum semester I 2008 berakhir.

Demikian disampaikan Director Country Economist Citi Indonesia, Anton Gunawan, usai diskusi "Kapan Resesi AS Jadi Kenyataan?" di gedung BEI, Kawasan Niaga Sudirman, Jakarta, Jumat (15/2/2008).

"Setidaknya sebelum pertengahan tahun ini, The Fed harus memangkas bunga ke 2,5% agar dapat meminimalisir kemungkinan terjadinya resesi," ujar Anton.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemotongan bunga Fed ke 2,5% dari saat ini 3% akan berdampak pada meningkatnya kredit murah dengan tingkat bunga rendah.

"Dengan demikian bisa menumbuhkan kembali konsumsi masyarakat AS, sehingga bisa meminimalisir terjadinya resesi," ulas Anton.

Selain itu, pemotongan bunga Fed ke 2,5% juga akan berdampak pada stabilisasi fiskal dan moneter di AS.

"Karena inti masalah sebenarnya krisis subprime mortgage bukan terletak pada subprimenya, melainkan di institusi pemberi mortgage seperti Merrill Lynch, Citigroup dan lainnya. Ketika mereka jatuh, itu berdampak pada ketidakstabilan fiskal dan moneter di AS, jadi perlu distabilisasi," ujar Anton. (dro/ir)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads