"Tampaknya Agus Marto yang jadi calon unggulan istana," ujar Anggota Komisi XI Dradjad Wibowo dalam pesan singkat kepada detikFinance, Jumat (15/2/2008).
Menurut Dradjad, badan musyawarah DPR akan segera menggodok 2 nama yang diajukan pemerintah itu kemudian untuk dibahas di rapat paripurna.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pria bernama lengkap Agus Martowardojo ini menggantikan Eduard Cornelis William Neloe menjadi Dirut Bank Mandiri pada tahun 2005. Agus saat itu masih menjabat sebagai Dirut Bank Permata.
Namun Agus bukan lah orang baru di Mandiri. Dia pernah menjabat direktur di Bank Mandiri. Dia juga ikut membidani kelahiran Bank Mandiri yang merupakan hasil merger dari Bank Eksim, Bank Dagang Negara, Bapindo dan Bank Bumi Daya, pada Juni 1999.
Serangkaian langkah-langkah diambil Agus untuk mengubah Bank Mandiri menjadi bank berkinerja cukup baik menuju cita-cita menjadi regional champion bank. Dan upaya Agus mulai terlihat, NPL Bank Mandiri pun mengalami perbaikan hingga akhirnya Bank Indonesia mengeluarkan Bank Mandiri dari daftar bank dalam pengawasan intensif.
Bank Mandiri dinyatakan bebas dari pengawasan intensif Bank Indonesia (BI) karena mampu menurunkan tingkat kredit macetnya (NPL) selama dua triwulan berturut-turut menjadi di bawah lima persen.
Bank Mandiri masuk ke pengawasan intensif BI setelah pada 2005 NPL-nya lebih dari lima persen dan hingga akhir 2006 sebesar 5,9 persen.
Saat ini, NPL net Mandiri pada triwulan I-2007 sebesar 4,7 persen dan turun menjadi 3,9 persen pada triwulan II-2007. Per September 2007 ini NPL net nya sudah mencapai 3,4 persen.
(ddn/ddn)











































