Gus Dur 'Sentil' Gubernur BI

Gus Dur 'Sentil' Gubernur BI

- detikFinance
Sabtu, 16 Feb 2008 13:39 WIB
Jakarta - Ketua Dewan Syuro Dewan Pimpinan Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (DPP PKB) KH Abdurrahman Wahid menyayangkan sikap Gubernur Bank Indonesia (BI) Burhanuddin Abdullah jika menolak dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi.

Menurut Gus Dur, alasan pemanggilan pejabat BI oleh KPK harus seizin presiden tidak memiliki dasar yang kuat.

"Ah omong kosong, dia mestinya tanya ke presiden kok jadi kebolak balik begini," kata Gus Dur disela-sela acara Lembaga Pemenangan Pemilu (LPP) DPP PKB di Hotel Harris, Tebet, Jakarta, Sabtu (16/2/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Gus Dur, jika Burhanuddin tidak memenuhi panggilan KPK, Burhanuddin tidak menunjukkan sikap yang tidak baik.

"Pokoknya Burhanuddin Abdullah tidak jadi pejabat yang baik, tidak mau mempertangungjawabkan perbuatannya," ujar Gus Dur.Burhanuddin sendiri akhirnya menyatakan siap memenuhi panggilan KPK. Sebelumnya kuasa hukum BI meminta agar pemanggilan Burhanuddin mesti seizin presiden.

Mengenai nama dua calon gubernur BI yang diajukan Presiden ke DPR yakni Agus Martowardoyo dan Raden Pardede, menurut Gus Dur itu memang sudah jadi tanggung jawab Presiden.

"Itu hal tanggung jawab presiden, bisa gak bisa ya itu tanggung jawab presiden," cetusnya. (ir/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads