"Salah satu yang harus dilihat dalam memilih gubernur BI, dia juga harus punya potensi dan kemampuan melakukan pembenahan internal BI," ujar Koordinator Forum Pemantau Pemberantasan Korupsi, Romly Atmasasmita, dalam diskusi di Warung Daun, Jl Cikini Raya, Jakarta, Sabtu (16/2/2008).
Untuk itu, menurut Romly, setidaknya calon gubernur BI yang baru harus bisa diterima oleh kalangan internal BI, agar proses pembenahan di dalamnya bisa berjalan dengan baik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Harapan karyawan tentunya orang dalam yang dicalonkan, agar kerja tim dapat berjalan lebih lancar. Namun tentunya presiden punya pertimbangan politiknya dalam menentukan nama calon. Lagipula pemilihan gubernur BI kan cukup bersifat politis," papar Dian.
Di lain pihak, pengamat ekonomi dan perbankan Indef, Aviliani, mengatakan bahwa gubernur BI nantinya harus dapat melakukan berbagai terobosan.
"Kita butuh gubernur BI yang bisa melakukan terobosan-terobosan, yang tidak cuma mengandalkan kebijakan dan instrumen seperti SBI, dan sebagainya," harap Aviliani. (dro/ir)











































