"Unit syariah kita lumayan bagus. Pemegang saham sudah memberi persetujuan kepada kita untuk melakukan spin off UUS ke depannya, dari Bank Jabar menjadi bank syariah sendiri. Kita lagi mencari bank yang mau diakuisisi," kata Direktur Utama Bank Jabar Banten, Agus Ruswendi.
Hal itu diungkapkan Agus disela-sela acara MoU penjualan ORI dengan Bank Danamon, di Hotel JW Marriot, Kuningan, Jakarta, Selasa (19/2/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bank umum. Mungkin banyak bank-bank konvensional yang sulit memenuhi ketentuan permodalan, sehingga oleh pemiliknya dilepas. Kita inginnya yang sehat dan murah," katanya.
Bank Jabar rencananya akan membuka 8 cabang baru pada tahun 2008. Rata-rata investasi pendirian cabang itu sebesar Rp 10 miliar atau bisa lebih murah lagi jika melakukan sewa.
Kinerja Bank Jabar per tahun 2007 mencatat aset sekitar Rp 23 triliun, naik 18% dari tahun sebelumnya. Jumlah total kredit Rp 13 triliun yang naik 30% dibanding 2006 senilai Rp 11,7 triliun.
"Target kredit 2008 naik 30%. Ya mungkin hampir Rp 17 triliun 2008. NPL masih di bawah 1 persen. 0,4 persen nettnya," kata Agus.
Untuk laba tahun 2007 juga mengalami kenaikan menjadi Rp 654 miliar dibanding 2006 yang sekitar Rp 500-an miliar. "Kita harapkan target 2008 tumbuh 20%," ujarnya.
(ir/qom)











































