"Kredit kita di 2007 tumbuh 54% didorong oleh penyaluran di sektor UMKM, terutama di pulau Jawa," ujar Wakil Presiden Direktur Panin, Roosniati Salihin, dalam jumpa pers di hotel Ritz Carlton, Kawasan Niaga Sudirman, Jakarta, Rabu (20/2/2008).
Total penyaluran kredit Panin di 2007 sebesar Rp 29,6 triliun. Komposisinya, 24% di kredit konsumer, 34% kredit korporasi dan 40% kredit komersial.
"Tahun 2008, Panin juga masih fokus pada penyaluran di sektor ritel dan komersial, kira-kira 65% dari total kredit. Target pertumbuhan tahun ini sebesar 30%," ujar Roosniati.
Saat ini Panin memiliki 702 cabang di Indonesia. Pada tahun 2008 ini, Panin berencana menambah sekitar 70 cabang lagi.
Akuisisi Harfa
Mengenai rencana akuisisi Bank Harfa, saat ini Panin masih menunggu keputusan dari Bank Indonesia (BI).
"Keputusan dari BI belum keluar. Kita juga tidak terlalu fokus kesana, karena dalam rencana kerja Panin, Harfa itu tidak begitu penting. Harfa hanya akan menjadi salah satu unit dari Panin, terutama di syariah. Saat ini kita lebih memikirkan strategi Panin ke depan," ujar Roosniati.
(dro/qom)










































