Mereka datang di kantor Menko Perekonomian, Gedung Depkeu, Jakarta, pada Selasa (26/2/2008) sekitar pukul 17.00 WIB.
Raden datang terlebih dulu, dan beberapa menit kemudian disusul saingannya Agus. Meski bersaing, keduanya tampak kompak memakai kemeja biru.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun Agus tidak menampik ketika ditanyakan apakah dirinya akan bertemu Boediono. "Saya mau ke lantai 4," ujarnya. Lantai 4 adalah ruangan Boediono.
Sebelumnya Menko Perekonomian Boediono mengatakan pentingnya menjaga dampak kekhawatiran resesi di AS dari sisi fiskal dan moneter. Untuk itu kerja sama dengan otoritas moneter perlu ditingkatkan.
Boediono berharap pemilihan gubernur BI bisa berjalan lancar.
"BI nanti harus bekerja erat dengan kita dan ini mencakup juga, moga-moga saja pemilihan gubernur ini berjalan lancar, jangan sampai kita dilihat dari luar ada ganjalan-ganjalan. Jadi kita harapkan prosesnya bisa baik dan lancar, sehingga dari luar melihat kita antara fiskal dan moneter tak ada masalah. Ini akan menenangkan semua," ujarnya.
"Koordinasi yang erat antara otoritas fiskal dan moneter bisa mengantisipasi perekonomian kita dari dampak perlambatan ekonomi dunia," lanjutnya.Ketua Perbanas Sigit Pramono sebelumnya menyatakan, salah satu syarat calon gubernur BI adalah bisa bekerjasama dengan pemerintah, disamping memiliki kemampuan soal moneter. Menurut Sigit, tak penting apakah calon itu dari internal ataupun luar BI.
"Yang penting namanya diusulkan Presiden dan bisa diterima DPR," ujar Sigit yang ditemui di Hotel Shangri-La. (ddn/qom)











































