DPR Bebas Mengulik Masalah Pribadi 2 Kandidat Gubernur BI

DPR Bebas Mengulik Masalah Pribadi 2 Kandidat Gubernur BI

- detikFinance
Senin, 10 Mar 2008 10:34 WIB
Jakarta - Raden Pardede dan Agus Martowardoyo siap-siap mendapat pertanyaan sensitif dalam seleksi calon gubernur Bank Indonesia. Anggota Komisi XI DPR dibebaskan menanyakan masalah pribadi.

"Dalam fit and proper test ini, anggota dewan bebas menanyakan masalah pribadi, baik masalah keluarga, nomor rekening atau lainnya yang terkait dengan integritas diperbolehkan," kata wakil komisi XI DPR, Endin Soefihara sebelum acara fit and proper test di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (10/3/2008).

Raden mengikuti fit and proper test pukul 10.00 WIB sedangkan Agus akan melakukan pemaparan di depan parlemen pukul 14.00 WIB.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Endin juga mengatakan ada yang berbeda dalam proses fit and proper test kali ini. Karena DPR tidak hanya memilih tapi juga bisa menolak.

"Fit and proper test ini adalah yang pertama kali dalam sejarah karena opsinya tidak hanya memilih tapi juga bisa menolak," katanya.

Hal ini menurutnya tidak bertentangan dengan UU karena dalam UU, DPR bisa memilih dan menolak.

Endin berharap dalam proses fit and proper test ini semua anggota bisa datang. Terlebih dalam voting yang akan dilakukan pada Rabu nanti (12/3/2008) anggota DPR wajib memenuhi kuorum 51 anggota.

Selanjutnya pada tanggal 13 Maret sudah sampai ditahap bamus dan tanggal 17 Maret masuk tahap paripurna.

Proses fit and proper test calon gubernur BI ini dipimpin Ketua Komisi XI Awal Kusumah. Sebelum membuka acara, Awal sempat menanyakan kesiapan Raden Pardede.

"Pak Raden anda sudah siap lahir batin", tanyanya. Raden hanya menganggukkan kepala sambil mengucapkan kata siap yang tidak terdengar. (ir/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads