Anwar Nasution Sedih Nasihatnya Diabaikan Oey dan Rusli

Anwar Nasution Sedih Nasihatnya Diabaikan Oey dan Rusli

- detikFinance
Senin, 10 Mar 2008 16:57 WIB
Jakarta - Mantan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Anwar Nasution mengaku sedih anak buahnya melakukan kesalahan yang membuat mereka kini menjadi tersangka kasus Yayasan Pengembangan Bank Indonesia (YPPI).

Pernyataan tersebut disampaikan Anwar saat detikFinance menyodorkan selembar kertas hasil print email dari seseorang yang mengaku sebagai anak Rusli Simanjuntak. Ketika detikFinance menyodorkannya, Anwar dengan antusias langsung ingin membacanya. Namun Anwar mengaku tidak mendapatkan email tersebut.

Dalam email yang diterima detikFinance tersebut, ada seorang yang mengaku bernama Ika dan merupakan anak tertua dari Rusli.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jangan kau pikir saya tidak punya hati nurani, punya saya, maka itu si Oey dan si Rusli saya kasih makan di rumah saya, saya katakan ini bereskan ini. Bagaimana caranya? Kau yang ahli hukum (Oey Hoeng Tiong), kau yang akuntan (Rusli Simanjuntak)," ujar Anwar kepada detikFinance di Gedung BPK, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin (10/3/2008).

Di surat elektronik yang berbahasa Inggris itu, Ika membeberkan keprihatinannya sebagai anak dari Rusli Simanjuntak, melihat ayahnya yang humoris diciduk dari rumahnya oleh aparat KPK. Kejadian ini membuat ibu dan anak Rusli sangat terpukul.

"Setiap telepon berdering jantung saya berdegup kencang dan pikiran saya mengatakan apa yang terjadi lagi sekarang?," tulis Ika dalam surat tersebut.

Ika menulis ayahnya sudah bekerja untuk negara ini selama 25 tahun dan menurutnya ayahnya itu sudah bekerja dengan penuh kejujuran dan selalu mengikuti perintah dari atasannya.

"Saya tidak punya keraguan untuk mengatakan bahwa dia orang yang paling jujur yang pernah saya temui, jadi ketika kebebasannya direnggut dan reputasinya tercoreng saya tidak habis piir mengapa? Semua ini terjadi karena dia melakukan yang terbaik, dan mengikuti perintah dari atasannya termasuk anda (Anwar Nasution), tapi kalangan media, pihak yang berwenang dan anda membuat dia seperti yang sepenuhnya bertanggung jawab, ini yang saya tidak mengerti," tulis Ika.

Belum ada konfirmasi apakah email tersebut benar dari putri Rusli Simanjuntak. Rusli sendiri kini mendekam di tahanan setelah menjadi tersangka dalam kasus aliran dana BI ke DPR.

Lebih lanjut Anwar menegaskan bahwa dirinya sudah memberikan kesempatan kepada BI untuk menjelaskan mengenai kasus YPPI itu. Dia juga mengaku tidak pernah diberi tahu mengenai pemberian dana itu.

"Jadi saya kira jangan dibuat emosi, saya sedih, pertama saya kok nggak diberi tahu, kedua saya sudah beri kesempatan kok nggak dipakai? Inilah risiko dari tindakan mereka itu," ujarnya.

Anwar kembali menegaskan pihaknya sudah memberi toleransi yang cukup banyak. "Jadi jangan kau pikir saya ini nggak beri toleransi, banyak. Memang mau berapa banyak? 10 tahun? Sampai mati dia?" ujarnya.
(ddn/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads