"Saya merasa kecewa bila itu ditolak," ujar Hatta di sela-sela acara pembukaan KTT XI OKI di Dakar, Senegal, Kamis (13/23/2008).
Hatta memaparkan, dirinya kala itu diundang oleh Komisi XI DPR untuk mewakili pemerintah menyampaikan alasan-alasan pemerintah ajukan dua kandidat pengganti Burhanuddin Abdullah. Semua sudah ia jelaskan secara komprehensif pada DPR dan dinyatakan sesuai dengan UU.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya pertanyaan yang muncul ketika itu hanyalah mengapa tidak ada calon dari kalangan internal BI. Tetapi di dalam UU tidak ada ketentuan bahwa calon harus berasal dari dalam atau luar BI, dan karenanya pemerintah memandang hal tersebut tidak subtansial.
"Oleh sebab itu, maka ada baiknya memang kalau DPR sebutkan saja apa alasannya (penolakan). Agar masyarakat tahu yang sebenarnya," sambung Hatta.
Ditanya mengenai isu bahwa alasan DPR terkait isu bahwa Agus Martowardoyo ada hubungan keluarga dengan Presiden SBY, ia spontan membantahnya. Alasan tersebut terlalu mengada-ada.
"Itu terlalu mengada-ada," sergah politisi asal PAN itu. (lh/aba)










































