Keputusan pemegang saham itu berdasarkan hasil rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB), di Plaza Mandiri, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin (17/3/2008). Sekitar 95,6% pemegang saham menyetujui akuisisi tersebut.
"Kami sangat menghormati keputusan pemegang saham," ujar Dirut Mandiri, Agus Martowardoyo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Atas akuisisi tersebut BMRI memiliki 160 juta saham atau setara dengan Rp 80 miliar dan pemegang saham lama Bank Sinar yang akan tergabung pada satu badan hukum PT, akan memiliki 47 juta saham atau Rp 20 miliar.
Saat ini Bank Sinar memiliki total aset Rp 216 miliar, dan NPL gross 1%. Pasca akuisisi, Mandiri akan tetap mempertahankan Bank Sinar Harapan dan berdiri sendiri. BI juga telah menyetujui penyetoran modal Mandiri di Bank Sinar.
Bank Sinar Harapan Bali merupakan bank dengan fokus pembiayaan segmen Usaha Kecil & Mikro (UKM). Bank Sinar memiliki 50 kantor cabang dan kantor kas yang tersebar di seluruh Bali dan saat ini mempekerjakan 415 karyawan. (ir/qom)











































