Hingga masa tugas Gubernur BoJ Toshihiko Fukui habis pada 19 Maret lalu, belum ada satupun calon yang diterima oleh parlemen.
Dua calon yang diajukan dan ditolak parlemen Jepang adalah Toshiro Muto dan Koji Tanami. Kedua calon ditolak karena dinilai tak layak.
Menteri Keuangan Jepang Fukushiro Nukaga berjanji akan segera memasukkan nama baru untuk menjadi Gubernur BoJ. Hal itu penting mengingat kondisi pasar finansial kini sedang sangat rapuh.
"Periode kevakuman di posisi Gubernur BoJ harus diminimalkan karena pasar finansial global masih saja tidak stabil," ujar Nukaga seperti dikutip dari AFP, Jumat (21/3/2008).
Pemerintah dikabarkan akan segera memasukkan nama baru calon gubernur BoJ sebelum pertemuan kebijakan dewan pada 8-9 April.
Selama masa vakum, Deputi Gubernur BoJ Masaaki Shirakawa akan bertindak sebagai pjs Gubernur BoJ Shirakawa.
Β (qom/qom)











































