"Tidak. Siapa yang bilang?" kata Hatta sebelum sidang paripurna DPR, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (25/3/2008).
Hatta menjelaskan, saat ini SBY tengah menunggu surat balasan dari DPR atas surat Presiden yang diajukan kepada DPR beberapa waktu lalu. Surat itu berisi permintaan Presiden agar DPR menjelaskan alasan-alasan penolakan terhadap dua calon yang dia ajukan, yaitu Agus Martowidjojo dan Raden Pardede.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hatta pun enggan menyebutkan nama-nama calon yang kemungkinan akan diajukan SBY. Menurut dia, hal itu merupakan hak prerogratif Presiden.
"Jangan ada dikotomi, apakah dari internal atau eksternal. Saya tidak mau berspekulasi siapa yang akan diajukan. Yang terpenting, dia adalah putra terbaik," kata Hatta.
Pemerintah akan mengajukan dua calon yang telah ditolak DPR? "Presiden itu taat asas. Kalau Presiden taat asas, tentu Presiden itu serius untuk mengusulkan lagi calon baru sebagaimana dalam undang-undang," pungkasnya.
(fiq/qom)










































