Hal tersebut disampaikan Kepala Biro Humas Depkeu Samsuar Said dalam siaran pers, Selasa (25/3/2008).
Dalam lelang, jumlah penawaran yang masuk sebesar Rp 1,839 triliun dengan yield terendah sebesar 9,5 persen dan yield tertinggi 11,03 persen. Tingkat imbal hasil ini tidak sesuai dengan benchmark obligasi pemerintah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Semula pemerintah menargetkan perolehan dana Rp 2 triliun dari hasil lelang obligasi tanpa kupon ini. Hasil penerbitan ini rencananya akan digunakan untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam APBN 2008.
(ddn/ir)










































