BI Lebih Nyaman SBI di 8%

BI Lebih Nyaman SBI di 8%

- detikFinance
Kamis, 27 Mar 2008 09:02 WIB
Jakarta - Bank Indonesia (BI) memperkirakan akan sulit untuk merealisasikan asumsi suku bunga SBI 3 bulan sebesar 7,5 persen pada tahun ini dengan kondisi inflasi yang meningkat. BI tetap memperkirakan suku bunga SBI 3 bulan berada di level 8 persen di akhir tahun 2008.
Hal tersebut disampaikan Deputi Gubernur Senior BI Miranda S. Goeltom dalam rapat Panja Asumsi Dasar, Pendapatan, Defisit dan Pembicaraan untuk RAPBN P 2008 yang dilaporkan kepada pemerintah dan BI di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu malam (26/3/2008).

"Saya senangnya karena kata-katanya diperkirakan 7,5 persen. Jadi kalau diperkirakan ya silakan saja memperkirakan. Tetapi kalau ditanya pendapat kami apakah angka itu suatu angka yang dekati prkiraan kami, ada sedikit perbedaan," tuturnya.

Alasannya, BI melihat bahwa tingkat inflasi dalam negeri masih tetap tinggi akibat kenaikkan inflasi dunia yang disebabkan terutama karena kenaikkan harga barang-barang komoditas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mungkin perlu saya luruskan sedikit pendapat yang sekarang berkembang yang bilang bahwa core inflation di indonesia tinggi menunjukkan BI tidak bisa kendalikan inflasi, perlu dicatat bahwa core inflation di Indonesia termasuk harga pangan dan sandang," katanya.

Dikatakannya dari data terakhir meskipun harga pangan dan komoditi sudah mulai turun tapi masih belum jelas apakah penurunannya jangka panjang.

"Sementara inflasi data Maret saja tracking kami terhadap inflasi Maret masih tunjukkan angka yang diperkirakan jauh lebih tinggi dari rata-rata 10 tahun lalu. Rata-rata 10 tahun bulan Maret adalah 0,07 persen. Tahun lalu termasuk tinggi 0,24 persen, Maret tahun ini masih agak lebih tinggi," ujarnya.

Dikatakan Miranda BI dengan inflasi 6,5 persen perkirakan suku bunga SBI 3 bulan adalah 8 persen.

"Itu dalam hitungan kami agar konsisten dengan upaya kami jaga agar nilai tukar bisa tercapai sepanjang tahun rata-rata Rp 9.100/US$. Jangan lupa, sampai 25 Maret, nilai tukar rata-rata masih Rp 9.267/US$. Jadi untuk mencapai Rp 9.100/US$ sepanjang tahun cukup banyak effort yang harus dilakukan," urainya.

Sementara itu Koordinator Panja Harry Azhar Aziz mengatakan Panja menetapkan suku bunga SBI 3 bulan 7,5 persen agar ada political spirit dari otoritas fiskal dan moneter untuk menurunkan inflasi. (dnl/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads