Hal tersebut disampaikan Dirut BSM Yuslam Fauzi dalam siaran pers, Kamis (27/3/2008).
"Kenaikan laba tersebut terutama didorong oleh peningkatan pembiayaan dan pendapatan berbasis fee (fee-based income)," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, total aset BSM tahun 2007 mencapai Rp 12,885 triliun, tumbuh sebesar 34,86% terhadap posisi akhir tahun 2006, yaitu Rp 9,555 triliun.
Pertumbuhan aset didukung oleh meningkatnya Dana Pihak Ketiga (DPK) yang dikelola oleh BSM, dimana DPK hingga akhir tahun 2007 mencapai posisi Rp 11,106 triliun atau naik 35,12% dari periode yang sama tahun 2006 sebesar Rp 8,219 triliun.
DPK BSM didominasi oleh dana murah atau jenis tabungan dan giro sebanyak Rp 5,718 triliun atau sebesar 51,49%. Sedangkan deposito sebesar Rp 5,388 triliun atau 48,51%. Jumlah rekening BSM pada akhir tahun 2007 mencapai 1.042.751 rekening.
(ddn/qom)











































