Sementara nilai investasi industri asuransi jiwa anggota Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) pada 2007 (unaudited) mencapai Rp 90,9 triliun atau naik 50% dibandingkan 2006 yang hanya mencatat Rp 60,7 triliun.
Demikian Ketua AAJI Evelina Pietruschka dalam siaran persnya yang diterima detikFinance, Jumat (28/3/2008).
Komposisi investasi asuransi jiwa terdiri dari: efek-Efek Rp 41,2 triliun (45,35%), reksa dana Rp 26,6 triliun (29,21%), Deposito Rp 10,6 triliun (11,67%), SBI Rp 4,2 triliun (4,60%), penyertaan langsung Rp 4 triliun (4,44%), bangunan tanah & bangunan untuk investasi Rp 2 triliun (2,21%), pinjaman polis Rp 1,8 triliun (1,94%), lain-lain Rp 232,8 miliar (0,26%), pinjaman hipotik Rp 206,6 miliar (0,23%) dan SBPU Rp 91,3 miliar (0,10%).
Sementara dibandingkan dengan 2006, SBI meningkat 389%, Reksa Dana meningkat 132%, Pinjaman Polis 50%, Efek-Efek 32%, SBPU 18%, Bangunan Tanah & Bangunan Untuk Investasi 17%, Penyertaan Langsung 11%, dan Deposito 4%. Penurunan terjadi pada instrumen-instrumen: Pinjaman Hipotik 25%, dan Surat Pengakuan Hutang Lebih 1 tahun menjadi tidak ada.
Terkait klaim pada 2007 meliputi, Polis yang berakhir masa kontraknya adalah sejumlah Rp 2,8 triliun naik sebesar 25% dibandingkan dengan 2006 sejumlah Rp 2,3 triliun, polis yang ditebus nilai tunainya adalah sejumlah Rp 7,3 triliun naik sebesar 13% dibandingkan dengan 2006 sejumlah Rp 6,4 triliun, sedangkan klaim meninggal dunia adalah sebesar Rp 1,7 triliun turun sebesar 6% dibadingkan dengan 2006 sejumlah Rp 1,8 miliar, dan lain-lain sebesar Rp 6,7 triliun naik sebesar 100% dibandingkan pada 2006 sebesar Rp 3,3 miliar.
Untuk nilai total tertanggung individu dan group pada 2007 berjumlah 28,4 juta orang, terjadi penurunan sebesar 11% dibandingkan 2006 (unaudited) yang berjumlah 31,9 juta orang.
Hingga akhir 2007 Jumlah Agen aktif Perusahaan Asuransi Jiwa yang tersertifikasi dan terdaftar dalam database AAJI sebanyak 131.637 orang, yang terdiri dari: Sertifikasi Grandfathering sebanyak 65.689 agen, Sertifikasi Penuh sebanyak 29.945 agen dan Sertifikasi Sementara sejumlah 36.003 agen.
Jumlah Agen baru yang bergabung dalam bisnis asuransi jiwa dari Januari 2007 hingga akhir 2007 berjumlah 52.217 orang atau rata-rata 4.351 orang per bulan.
Sedangkan pusat ujian sertifikasi (Agency & Bancassurance) AAJI saat ini tersebar di 33 kota di seluruh Indonesia dengan jumlah Pengawas Ujian 233 orang.
(qom/ir)











































