Untuk mencapai target kredit itu perbankan akan menambah kredit produktif di sektor infrastruktur dan Usaha Kecil Menengah.
Hal tersebut disampaikan oleh Deputi Gubernur Bank Indonesia Muliaman D Hadad usai diskusi bertajuk Membuka Tabir Kebuntuan Negosiasi Bank dan Nasabah di Museum BI, Jalan Pintu Besar Utara, Kota, Jakarta, Senin (31/3/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan situasi ekonomi global yang menurun, akan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi Indonesia dan akhirnya merembet ke pertumbuhan kredit, namun Muliaman mengatakan kalangan perbankan masih mampu mencapai target kredit 24 persen.
"Memang saya melihat adanya indikasi itu, kalau ada penyesuaian pertumbuhan ekonomi kami berpikir apakah target kredit yang 24 persen itu tercapai, kami telah bertemu dengan perbankan apakah mereka masih bisa sesuai dengan rencana mereka, tapi ternyata mereka masih optimis dan kita akan memantau ini dengan ketat sehingga targetnya bisa tercapai," ujarnya.
(ddn/ir)











































