Ada 3 alasan mengapa Kadin menilai Boediono tepat memimpin BI. Pertama, Boediono merupakan teknokrat mumpuni dan pernah menjadi orang dalam BI sebagai direktur BI.
"Tentu dia tidak perlu waktu adaptasi dan bisa langsung bekerja mengatasi tantangan yang ada," ujar Bambang Soesatyo, Ketua Komite Tetap Moneter dan Fiskal Kadin Indonesia dalam pesan singkatnya, Selasa (1/4/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketiga, Boediono merupakan ahli moneter yang buku-bukunya paling banyak dibaca para direktur Bank Indonesia. "Dan namanya sangat populer di kalangan ahli moneter internasional serta dikenal baik oleh Bank Dunia, IMF dan negara-negara donor," pungkasnya.
(ddn/ir)











































