"Rekrutmen Cagub BI yang hanya satu orang dapat dikatakan memancing ikan di akuarium. Sudah tahu barangnya, padahal yang di luar akuarium kan banyak," kata Ketua FPDIP Tjahjo Kumolo di DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (2/4/2008).
Menurut Tjahjo, penetapan calon tunggal itu mengesankan Indonesia miskin akan calon gubernur BI yang kompeten dan memiliki integritas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Boediono juga punya kekurangan seperti dia termasuk yang merancang liberalisasi perbankan," jelasnya.
Ia menambahkan, cagub tunggal ini membuktikan SBY sudah memenangkan pertarungan sebelum pertarungan sesungguhnya dimulai. Alasannya, kewenangan DPR untuk memilih yang terbaik sudah dipasung karena tidak ada pilihan lain.
"Tampilnya Boediono sebagai calon tunggal bertentangan dengan esensi demokrasi. Ini menunjukan DPR ditekan, kalau tidak memilih DPR akan dituding menciptakan ketidakpastian pasar," pungkas Tjahjo. (fay/yid)











































