Penunjukan Shirakawa dilakukan karena menurut laporan yang dilansir harian Jepang, Nikkei dan dikutip dari AFP, Jumat (4/4/2008), pemerintah Jepang tidak bisa menunjuk kandidat dari sektor swasta.
Kursi Gubernur BoJ diharapkan akan terisi sebelum pertemuan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral dari perkumpulan negara-negara maju G7 pada 11 April 2008 mendatang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika disetujui, Shirakawa akan mengisi kursi Gubernur BoJ yang telah ditinggalkan oleh Toshihiko Fukui yang telah habis masa tugasnya setelah 5 tahun bertugas. Shirakawa sebelumnya telah menjadi pejabat sementara Gubernur BoJ selama masa kekosongan.
(qom/ddn)











































