"30 menit setelah diumumkan pasar sudah bereaksi dan yield obligasi negara membaik 5-10 bps," ujar Dirjen Pengelolaan Utang Rahmat Waluyanto di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (4/4/2008).
Yield yang membaik khususnya pada obligasi negara-negara yang merupakan seri-seri benchmark atau acuan SUN.
Menurut Rahmat dengan adanya buyback, merupakan sinyal bahwa pemerintah berkomitmen untuk menjaga stabilitas pasar SUN.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan buyback selain bisa mengurangi outstanding SUN yang jatuh tempo pada 2008-2013, besaran pokok dan bunganya yang dibayar pemerintah akan semakin berkurang. Obligasi yang jatuh tempo pada 2008-2013 ini total outstandingnya kurang lebih Rp 200 triliun.
(ddn/qom)










































