Boediono Harus Bisa Memutus Mata Rantai Kasus-kasus BI

Boediono Harus Bisa Memutus Mata Rantai Kasus-kasus BI

- detikFinance
Selasa, 08 Apr 2008 16:52 WIB
Boediono Harus Bisa Memutus Mata Rantai Kasus-kasus BI
Yogyakarta - Kasus-kasus hukum terus mendera Bank Indonesia. Boediono yang akan segera memimpin bank sentral itu harus bergerak cepat memutus mata rantai kasus-kasus di BI agar bisa segera mengembalikan citra otoritas moneter itu.

Hal itu diungkapkan ekonom Universitas Gadjah Mada (UGM) Dr Sri Adiningsih kepada wartawan di kampus UGM di Bulaksumur Yogyakarta, Selasa (8/4/2008).

"Pak Boediono harus bisa memutus mata rantai kasus-kasus di BI ini. Jika tidak maka justru bisa berbahaya. Kredibilitas BI memang harus segera dibenahi," tegas Adiningsih.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut dia, Boediono harus segera mengembalikan kredibilitas serta citra BI yang selama ini buruk dimata hukum. Namun bila dia tidak hati-hati, posisinya bisa terancam dan terjerat kasus hukum yang sama seperti yang terjadi pada Gubernur BI sebelumnya.

Mengenai kemampuan Boediono, Adiningsih merasa tak perlu meragukan lagi. Dari segi kualitas dan pengalaman serta integritasnya, figur Boediono adalah pilihan terbaik saat ini karena telah terbukti sebagai birokrat yang menjaga kestabilan ekonomi.

"Pengalaman menjadi menteri keuangan dan menko sudah cukup terbukti," kata staf pengajar Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) itu.

Selain membenahi BI kata dia, menjaga stabilitas makro ekonomi Indonesia serta mempertahankan agar rupiah tetap stabil juga merupakan tugas berat yang bakal diembannya.

"Saya kira dia bisa membantu memulihkan krisis ekonomi Indonesia serta menjaga agar tidak mengalami resesi ekonomi global. Beliau mampu, namun jika ini gagal, maka kita akan masuk krisis ekonomi jilid dua. Dan ini cost-nya cukup mahal. Untuk melalui krisis yang dulu saja sudah cost-nya sangat besar," kata Adiningsih.

(bgs/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads