Hal itu diungkapkan ekonom Universitas Gadjah Mada (UGM) Dr Sri Adiningsih kepada wartawan di kampus UGM di Bulaksumur Yogyakarta, Selasa (8/4/2008).
"Pak Boediono harus bisa memutus mata rantai kasus-kasus di BI ini. Jika tidak maka justru bisa berbahaya. Kredibilitas BI memang harus segera dibenahi," tegas Adiningsih.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengenai kemampuan Boediono, Adiningsih merasa tak perlu meragukan lagi. Dari segi kualitas dan pengalaman serta integritasnya, figur Boediono adalah pilihan terbaik saat ini karena telah terbukti sebagai birokrat yang menjaga kestabilan ekonomi.
"Pengalaman menjadi menteri keuangan dan menko sudah cukup terbukti," kata staf pengajar Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) itu.
Selain membenahi BI kata dia, menjaga stabilitas makro ekonomi Indonesia serta mempertahankan agar rupiah tetap stabil juga merupakan tugas berat yang bakal diembannya.
"Saya kira dia bisa membantu memulihkan krisis ekonomi Indonesia serta menjaga agar tidak mengalami resesi ekonomi global. Beliau mampu, namun jika ini gagal, maka kita akan masuk krisis ekonomi jilid dua. Dan ini cost-nya cukup mahal. Untuk melalui krisis yang dulu saja sudah cost-nya sangat besar," kata Adiningsih.
(bgs/qom)











































