Hal tersebut disampaikan Chairman UBS yang baru, Peter Kurer dalam wawancara khususnya dengan Financial Times, Rabu (16/4/2008).
"Kami tidak akan membodohi diri sendiri. Kita tidak bisa berpura-pura bahwa tidak ada kerusakan reputasi. Para ahli mengatakan bahwa (pemulihannya) butuh waktu 2 sampai 3 tahun," ujarnya dalam wawancara tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bank ini adalah kumpulan para ahli, dan saya pikir saya tahu tempatnya. Orang-orang seharusnya menilai saya dari sisi langkah dan bukan konsep. Saya tidak menerima bekerjaan ini atas dasar interim. Perusahaan ini butuh kepemimpinan dan perlu tahu sia[a yang memimpin," pungkasnya.
Kurer menjadi chairman UBS sejak 1 April 2008, menggantikan Marcel Ospel.
UBS sebelumnya mengumumkan hapus buku besar-besaran untuk membersihkan neracanya akibat kredit macet. Total kerugian yang diderita UBS akibat krisis subprime mortgage di AS mencapai US$ 37,4 miliar.
UBS bahkan mendapatkan suntikan dana dari pemerintah Singapura melalui Government of Singapore Investment Corporation. Suntikan BUMN investasi Singapura itu mencapai US$ 9,74 miliar.
(qom/ir)











































