"Untuk sukuk atau obligasi syariah itu kita memang rencana tahun ini, tapi secara covenant (batas maksimal) kita sudah gak bisa," kata Direktur Keuangan PLN, Setyo Anggoro Dewo disela-sela acara penandatangan perjanjian kredit dengan 5 bank nasional di gedung depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (18/4/2008).
Batalnya penerbitan sukuk PLN tahun ini juga karena pemerintah melarang PLN untuk menerbitkannya di tahun ini. "Karena pemerintah juga mau menerbitkan sukuk tahun ini. Mungkin 2009 paling cepat kalau kita mau menerbitkan international bond," urai Setyo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penerbitan obligasi ini, lanjut Setyo, untuk mendanai kebutuhan operasional PLN. "Karena sebelum pemilu 2009 infrastruktur kelistrikan harus sudah diperbaiki. Nah, kita kira-kira butuhnya sekitar Rp 5 triliun tapi saya juga gak pasti angkanya," ungkap Setyo.
(ir/qom)










































