Bahkan diperkirakan dengan tekanan inflasi ini, Bank Indonesia akan menaikkan BI rate menjadi paling tidak 8,5 persen atau bahkan 9 persen sampai dengan akhir tahun ini.
Hal tersebut disampaikan Kepala Ekonom Bank Mandiri Martin Panggabean dalam seminar macro economic outlook di Plaza Mandiri, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (22/4/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akan tetapi, Martin mengatakan dengan kepemimpinan Boediono di BI nanti, dengan pengalamannya di pemerintahan dan juga di BI, meskipun naik, tampaknya kenaikan BI Rate akan cukup konservatif.
"Boediono bisa menjadi jembatan bagi pemerintah dan BI, jadi tampaknya kenaikan BI Rate pun tidak terlalu tinggi demi menjaga kepentingan anggaran," ujarnya.
Adapun 3 sumber tekanan inflasi yang relevan terhadap ekonomi Indonesia adalah harga komoditas global, kurs dan tekanan harga minyak dunia terhadap anggaran.
(dnl/ddn)











































