Tunda Obligasi, Danamon Repo Obligasi Rp 3 Triliun

Tunda Obligasi, Danamon Repo Obligasi Rp 3 Triliun

- detikFinance
Selasa, 22 Apr 2008 18:07 WIB
Tunda Obligasi, Danamon Repo Obligasi Rp 3 Triliun
Jakarta - PT Bank Danamon Indonesia Tbk melakukan repurchasing order (Repo) senilai Rp 3 triliun di tahun 2008 ini, menyusul diundurnya rencana penerbitan obligasi sebesar Rp 1,5 triliun.

"Perseroan memutuskan mengambil opsi Repo sebesar Rp 3 triliun untuk dijadikan sumber pendanaan jangka panjang," ujar Presiden Direktur Danamon, Sebastian Paredes, usai paparan publik di hotel JW Mariott, Mega Kuningan, Jakarta, Selasa (22/4/2008).

Opsi Repo dilakukan perseroan terkait penundaan rencana penerbitan obligasi Rp 1,5 triliun. Paredes mengungkapkan penundaan tersebut dilakukan setelah melihat kondisi pasar modal yang sedang kurang baik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Penerbitan obligasi kita tunda sampai perseroan memutuskan lebih lanjut. Bisa di semester dua, bisa juga ditunda hingga tahun depan," ungkap Paredes.

Sebelumnya, dana perolehan obligasi akan digunakan untuk pendanaan jangka panjang Danamon yang ditaksir sebesar Rp 4 triliun untuk tahun 2008 ini.

Tadinya selain dari penerbitan obligasi, Danamon juga berencana melakukan pinjaman dari berbagai bank asing. Namun karena penerbitan obligasi ditunda, Danamon memilih melakukan Repo sebesar Rp 3 triliun.

"Sisanya diperoleh dari pinjaman bank, yaitu dari IFC (International Finance Corporation) sebesar US$ 150 juta," ujar Direktur Keuangan Danamon, Vera Eve Lim.

Dari pinjaman IFC sebesar US$ 150 juta tersebut (setara dengan Rp 1,3 triliun), Danamon sudah mencairkan sebesar Rp 500 miliar. Sehingga untuk memenuhi kebutuhan dana Rp 4 triliun tersebut, masih membutuhkan dana sekitar Rp 500 miliar.

"Sisa dana yang masih dibutuhkan akan kita cairkan dari IFC. Dari total komitmen pinjaman yang diberikan IFC, kita masih bisa mencairkan sekitar Rp 500-800 miliar. Jadi sudah tidak ada masalah dengan sumber pendanaan jangka panjang kita," jelas Vera. (dro/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads