Ace Insurance salah perusahaan asuransi yang bermarkas di Singapura mencoba menarik konsumen dari kalangan perseorangan yang sangat potensial di Indonesia. Mereka menargetkan lima tahun kedepan pelanggan dari kalangan perseorangan akan lebih tinggi dari kalangan perusahaan.
Saat ini kata Soekarno Hadisumarto Chief risk Officer Ace Indonesia untuk Ace Insurance, konsumen yang paling banyak masih dari kalangan perusahaan. Dan konsumen dari kalangan perusahaan mencapai 60 persen sedangkan kalangan perseorangan atau ritel masih 40 persen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelanggan ritel kata Soekarno masih sangat menjanjikan di Indonesia. Pasalnya jumlah penduduk semakin tahun semakin meningkat. Peningkatan jumlah perusahaan di Indonesia menurutnya bisa dikatakan stagnan.
"Analisa kami secara lokal pasar retail lebih menjanjikan karena dilatarbelakangi populasi penduduk yang meningkat," tuturnya.
Soekarno menambahkan penghasilan perusahaan pada kwartal pertama tahun 2007 mencapai 20 ribu US Dollar. Dan jumlah konsumen meningkat setiap tahunnya. "kita menargetkan pelanggan kita naik 20-30 persen tahun ini," tandasnya.
Untuk menjaring pelanggan kalangan retail mereka meluncurkan produk prima proteksi dengan premi yang terjangkau. Dan cara pembayaran yang mudah. Premi Ace Prima Proteksi ini sebesar Rp 138 ribu per tahun.
"Kita tidak membatasi dari kalangan mana dari supir sampai kuli bangunan," pungkasnya. (fat/qom)











































