"Untuk tahap awal, kami dan PT NI menyalurkan kredit sebesar Rp 1,56 Miliar kepada 62 peternak sapi perah di wilayah Lumajang, Probolinggo dan Tulungagung," ujar Direktur Micro and Retail Banking Bank Mandiri, Budi Gunadi Sadikin, kepada wartawan usai penandatanganan perjanjian kredit di PT NI, Kejayan, Pasuruan, Kamis (24/4/2004).
Dengan adanya kredit ini, kata Budi, sapi perah yang dimiliki peternak bisa bertambah sehingga produktivitas susu bisa ditingkatkan yang secara tak langsung akan bisa menyejahterakan para peternak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat ini PT NI menyerap 435 ton susu segar per hari. Dengan adanya kredit dan pengembangan kapasitas pabrik, kami yakin akan dapat menyerap lebih dari 1.000 ton susu segar per hari di masa mendatang," ujar Syahlan.
PT NI selaku mitra usaha peternak susu di Jatim akan menjamin pembelian produksi susu peternak dan membantu kelancaran pengembalian Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKP-E) kepada Bank Mandiri.
Bank Mandiri sendiri berkomitmen untuk menyalurkan (KKP-E) sebesar Rp 400 Miliar pada tahun 2008 ini, diantaranya untuk pembiayaan peternakan sebesar Rp 31 Miliar. (fat/qom)











































