Dirut BNI Gatot M Suwondo mengatakan pada triwulan pertama BNI kembali menambah cadangan atau provisi sehingga coverage ratio naik yang akhirnya menggerus laba.
Coverage ratio naik dari 53 persen di triwulan pertama 2007 menjadi 83 persen di triwulan I-2008.
"Penambahan pencadangan ini untuk melanjutkan penguatan fundamental perusahaan menghadapi tantangan bisnis ke depan, dan juga mengantisipasi kondisi perekonomian global yang masih terguncang," ujarnya dalam jumpa pers di Gedung BNI, Lt 25, Jalan Sudirman, Jakarta, Senin (28/4/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
NPL gross tercatat mengalami penurunan menjadi 8,6 persen dari 10,5 persen pada periode yang sama tahun 2007. NPL neto juga turun menjadi 3,2 persen dari sebelumnya 6,8 persen pada triwulan I-2007.
Untuk loan to deposit ratio (LDR) naik menjadi 70,46 persen dari 48,85 persen pada triwulan I-2007.
Capital Adequacy Ratio (CAR) dengan risiko kredit 18,33 persen, CAR dengan risiko pasar 16,3 persen.
Dana pihak ketiga (DPK) turun 10,8 persen dari Rp 141,73 triliun menjadi Rp 126,42 triliun.
(ddn/ir)











































