Hal tersebut disampaikan Dirjen Pengelolaan Utang Departemen Keuangan Rahmat Waluyanto usai acara investor gathering sosialisasi penerbitan sukuk di Graha Sawala, Departemen Keuangan, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu (30/4/2008).
"Untuk penerbitan sukuk ini kan kita perlu melakukan bookbuilding terlebih dahulu, dan kita akan segera mengangkat agen penjual dan juga lead manager, mungkin akan dilakukan 2 bulan sebelum penerbitan yang jadwalnya Agustus 2008," tuturnya.
Seleksi penunjukkan lead manager ini rencananya melalui beauty contest dengan mengundang peserta yang berminat.
"Untuk penerbitan di dalam negeri, kita akan menunjuk investment bank domestic yang punya reputasi di sukuk, sementara untuk penerbitan di luar negeri lead manager-nya lain lagi, kita juga akan menunjuk investment bank asing yang punya reputasi juga," urainya.
Rahmat mengatakan proses penerbitan sukuk pertama kalinya ini masih cukup panjang, akan tetapi pemerintah dalam hal ini Depkeu sudah menyiapkan aset sebesar Rp 18,8 triliun untuk underlying asset penerbitan sukuk berprinsip Ijarah. (dnl/ddn)











































