Kinerja Bank Lippo Kesenggol Subprime Mortgage

Kinerja Bank Lippo Kesenggol Subprime Mortgage

- detikFinance
Rabu, 30 Apr 2008 17:05 WIB
Kinerja Bank Lippo Kesenggol Subprime Mortgage
Jakarta - Krisis subprime mortgage di AS memberi dampak tidak langsung terhadap kinerja PT Bank Lippo. Laba setelah pajak PT Bank Lippo Tbk mengalami penurunan sekitar 30 persen dari Rp 165 miliar pada triwulan I-2007 menjadi Rp 116 miliar pada triwulan I-2008 ini.

Penurunan kinerja ini sebagian besar disebabkan oleh volatilitas dalam portofolio pendapatan tetap Lippo Bank. Hal tersebut disampaikan Direktur Treasury Gottfried Tampubolon dalam siaran pers, Rabu (30/4/2008).

"Walaupun mayoritas dari portofolio pendapatan tetap Lippo Bank berupa obligasi pemerintah Republik Indonesia, krisis subprime mortgage di Amerika Serikat telah berdampak negatif kepada pasar dalam periode triwulan I-2008. Walaupun demikian, kami mengharapkan pemulihan dalam semester kedua tahun 2008," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Marjin Bunga Bersih atau Net Interest Margin (NIM) juga mengalami tekanan dalam periode triwulan I-2008 karena tingginya kompetisi dalam penyaluran kredit, ditambah dengan penurunan BI rate dalam tahun 2008 dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2007.

Kredit Tumbuh

Sedangkan pertumbuhan kredit Lippo Bank tercatat sebesar 62% year-on-year menjadi Rp 21,187 miliar secara konsolidasi untuk periode tahun buku yang berakhir 31 Maret 2008.

Portofolio kredit LB terdiri dari 40% kredit komersial/SME, 31% kredit korporasi dan 29% kredit consumer (termasuk piutang pembiayaan yang disalurkan melalui PT Kencana Internusa Artha Finance, anak perusahaan LB.

"Sekitar 69% dari pertumbuhan kredit telah disalurkan kepada segmen UKM dan konsumer, yang mana mereka terus menjadi fokus dan bagian penting dari pertumbuhan kredit LB," ujar CEO Lippo Bank Henk Mulder.
(ddn/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads