Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Unit Bisnis KPR BCA Gregorius Hariyanto dalam jumpa pers di stand BCA pada pembukaan acara REI Expo 2008 di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta, Sabtu (3/4/2008).
"Mulai April 2008 kita meluncurkan produk KPR baru yang bernama KPR BCA 'Dana Siaga' dan dengan berbagai produk KPR yang ada kita harapkan nasabah makin punya pilihan sehingga target kita di tahun ini terpenuhi," tuturnya.
Adapun dalam produk ini nasabah BCA diberikan pilihan baru dalam produk KPR, dimana 50 persen dana angsuran bulanan diakumulasi ke dalam rekening koran dan suatu saat dapat ditarik nasabah sebagai kredit baru.
"Jadi misalkan nasabah membutuhkan dana untuk kebutuhannya, dia bisa menarik dana siaga sebagai kredit baru, sehingga plafon kreditnya bertambah, dan pembayarannya dapat dibayar sewaktu-waktu," katanya.
Untuk KPR "Dana Siaga" ini, minimal plafon kredit yang diambil adalah sekitar Rp 230-240 juta untuk pengambilan cicilan rumah baru maupun rumah bekas. "Tapi untuk produk KPR lain, plafonnya minimal bisa Rp 55-60 juta," tambahnya.
Sampai saat ini, Gregorius mengatakan market share BCA di sektor KPR mencapai 8 persen, jumlah ini meningkat dibandingkan market share KPR BCA di 2006 yang sebesar 6 persen.
"Outstanding KPR BCA di 2007 adalah sebesar Rp 7,8 triliun meningkat Rp 3,5 triliun dibanding 2006 yang sebesar Rp 4,3 triliun. Lonjakan ini karena berbagai inovasi produk KPR yang kita luncurkan," tutur Gregorius. (dnl/qom)











































