Hal tersebut disampaikan Dirut Bank Mandiri Agus Martowardojo di sela-sela The Asia Pacific Conference and Exhibition (Apconex) di Jakarta Convention Center, Rabu (7/5/2008).
"Kita belum melakukan penyesuaian lending rate, belum ada revisi, jadi (kenaikan BI Rate) 25 bps belum ada dampak sama sekali," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di Bank Mandiri yakin kenaikan BI Rate tidak akan mengganggu pertumbuhan kredit yang tahun ini ditargetkan sebesar 22 persen.
"Sejauh ini Bank Mandiri tidak mengubah ekspansi bisnis kita, jadi target pertumbuhan kredit 22 persen di tahun 2008 tetap akan tercapai, jadi kami masih optimis," ujarnya
BBM Naik
Sementara itu mengenai harga BBM yang naik, Agus juga menilai kenaikan BBM itu suatu kebijakan yang positif.
"Di saat orang-orang bertanya mengenai kapasitas kemampuan APBN dan pemerintah menjawabnya melalui rencana kenaikan BBM tersebut itu saya anggap reaksi yang baik, meskipun begitu tidak mengganggu ekspansi bisnis kami," ujarnya.
Kondisi saat ini berbeda dengan kondisi kenaikan BBM pada tahun 2005, di 2008 ini harga komoditi sekarang sedang booming.
"Jadi kalau seandainya pertumbuhan kredit di Jawa tidak tinggi, di luar Jawa bisa tinggi dengan tingginya harga komodtias ini," ujarnya (ddn/ir)











































