Dirut PT Elnusa Tbk Eteng A Salam menjelaskan, pinjaman sebesar itu akan digunakan untuk membiayai proyek-proyek perusahaan.
"Saat ini proses pinjamannya sedang finalisasi, mungkin bisa selesai akhir Mei ini. Dan bulan Juni diperkirakan bisa pencairan," katanya disela peresmian kapal dan pelepasan "Testing Barge ELSA 3" di galangan kapal Caputra, Serang, Kamis (8/5/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa proyek yang akan dibiayai antara lain pengadaan dan perbaikan rig dan alat seismik 3D, dan pembuatan barge. Elnusa rencananya akan mendatangkan modular rig pada akhir tahun yang akan dipakai Vico di Balikpapan.
Untuk proyek seismik, Elnusa akan mengadakan seismik marine 3D senilai US$ 36 juta untuk melayani BP di Indonesia bagian timur dan M3 Energy di Cilegon.
Selain itu, Elnusa juga telah memenangkan kembali pembuatan working barge Elsa 5 dari Total dengan nilai kontrak US$ 11 juta untuk 3 tahun.
Corporate Secretary PT Elnusa Tbk Heru Samodra menjelaskan, total nilai kontrak yang rencananya dikerjakan Elnusa pada tahun ini sekitar US$ 150 juta.
"Dalam empat bulan pertama kami sudah mendapat kontrak US$ 114 juta. Jadi untuk beberapa bulan kedepan, kita optimis masih bisa menambah, bahkan bisa lebih," ujarnya.
Up Stream
Elnusa juga meningkatkan porsi kontribusi laba pelayanan hulu (upstream services) dari 68% menjadi 75%. Sisa laba lainnya didapat dari kegiatan hilir dan jasa pendukung.
Eteng menjelaskan, reporisi kontribusi laba ini disebabkan marjin laba di sektor hulu yang meningkat seiring naiknya harga minyak dunia.
"Karena harga minyak terus tinggi, artinya kegiatan eksplorasi dan produksi minyak juga meningkat. Sehingga kami punya lebih banyak kesempatan untuk mendapatkan marjin yang lebih besar," katanya.
Target laba yang ingin dicapai perusahaan pada 2008 mencapai Rp 2,2 triliun dimana Rp 1,4 triliun diantaranya berasal dari sektor hulu. Target pendapatan ini naik 10% dari 2007 yang sebesar Rp 2 triliun.
Sementara target laba bersihnya mencapai Rp200 miliar atau naik 90% dari laba tahun lalu yang Rp 110 miliar.
Beberapa proyek yang akan dikerjakan Elnusa pada 2008 terdiri dari jasa seismik senilai US$ 53 juta, jasa pengeboran US$ 36,5 juta, dan jasa oilfields senilai US$ 25 juta.
(lih/ir)











































