Keputusan itu diambil dalam pertemuan para Gubernur Bank Sentral pada Kamis (8/5/2008). ECB melakukan rapatnya di Athena, Yunani yang merupakan pertama kalinya. Sedangkan rapat Dewan Gubernur BoE berlangsung di London.
ECB telah mempertahankan suku bunganya di 4% sejak Juni 2008. ECB sama sekali tak tergoda oleh langkah Bank Sentral Amerika (The Fed) yang terus menerus menurunkan suku bunganya hingga di level 2%. Sementara Inggris secara bertahap telah menurunkan suku bunganya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Data yang terbaru di Uni Eropa menunjukkan bahwa penjualan ritel di kawasan tersebut menurun hingga 1,6% selama Maret.
"Data yang terakhir mengkonfirmasikan bahwa sektor rumah tangga sejauh ini tidak melakukan perbankan apapun menghadapi melemahnya permintaan eksternal," ujar ekonom Capital Econominc, Jennifer McKeown seperti dikutip dari AFP, Kamis (8/5/2008).
Keputusan BoE juga dirasa tidak mengejutkan. Para analis sudah memperkirakan keputusan tersebut dengan melihat inflasi Maret di Inggris yang mencapai 2,5%, atau melebihi target BoE sebesar 2%.
"Kami tidak terkejut, karena adasejumlah berita buruk tentang perekonomian pada pekan ini. Namun beberapa faktor sepertinya meredam ini," ujar ekonom Philip Shaw. (qom/ddn)










































