Hal ini disampaikan oleh Dirjen Pengelolaan Utang Depkeu Rahmat Waluyanto ketika ditemui detikFinance di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (12/5/2008).
"Kondisi pasar SUN saat ini sudah bagus, rencana pemerintah akan menaikkan BBM disambut positif karena pasar berharap dengan rencana tersebut APBN akan menjadi sustainable untuk ke depannya dalam menahan lonjakkan harga minyak dunia yang terjadi," tutur Rahmat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau harga terus turun pasti suatu saat dia akan naik, karena itu kami optimis," ujarnya yakin.
Rahmat mengatakan untuk lelang SUN selanjutnya pemerintah tidak akan meningkatkan yield yang ditawarkan untuk menarik minat pasar.
"Pokoknya kita melakukan lelang sesuai dengan benchmark di pasar, kalau yield kita kasih tinggi berarti harga SUN jatuh dan kita bisa dimarahi investor kalau melakukan itu," katanya.
Pemerintah akan melakukan lelang obligasi negara VR0032 yang mempunya tingkat bunga mengambang yang didasarkan pada tingkat bunga SBI 3 bulan yang jatuh tempo 25 April 2011 serta seri FR0049 dengan tingkat bunga tetap sebesar 9 persen yang jatuh tempo pada 15 September 2013. Nominal per unit obligasi tersebut adalah Rp juta. Target indikatif dari lelang tersebut adalah Rp 3 triliun. (dnl/qom)










































