BI Keluarkan US$ 7 Miliar untuk Intervensi Pasar

BI Keluarkan US$ 7 Miliar untuk Intervensi Pasar

- detikFinance
Selasa, 13 Mei 2008 14:28 WIB
BI Keluarkan US$ 7 Miliar untuk Intervensi Pasar
Jakarta - Bank Indonesia (BI) telah mengintervensi pasar uang untuk menstabilkan nilai tukar rupiah. BI mengintervensi pasar senilai US$ 7 miliar (Rp 63 triliun) di 2008 ini.

"Ini bagian dari pasar operasi terbuka, tidak ada kerugian, dan tidak ada uang yang hilang, jadi membuat nilai tukar rupiah stabil itu menjadi penting seperti saat ini," ujar Deputi Gubernur Bank Indonesia Hartadi A Sarwono.

Hal tersebut disampaikan Hartadi dalam fit and proper test di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (13/5/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Apabila BI tidak mengintervensi pasar, maka ada kecenderungan mendorong kenaikan harga, yang otomatis menaikkan inflasi. Di samping itu, cadangan devisa masih kuat yakni sekitar US$ 58-59 miliar.

"Oleh karena itu BI melakukan recycle likuiditas kalau pasar butuh supply dolar kita intervensi supaya supply-nya berjalan dan nilainya stabil," ujarnya.

"Apalagi saat ini dengan kenaikan harga minyak permintaan valas dari Pertamina dan PLN sangat tinggi, sehingga kita masuk pasar untuk menjaga supply," tambahnya.

Mengenai rencana kenaikan BBM, menurutnya akan mendorong inflasi naik 2-3 persen.

"Ya memang ini akan bergerak terus dengan situasi yang terjadi kita juga akan memberikan proposal kepada pemerintah mengenai perubahan asumsi inflasi di tahun ini," ujarnya.
(ddn/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads