74,7% Konsumen Beli Properti Pakai Fasilitas Kredit

74,7% Konsumen Beli Properti Pakai Fasilitas Kredit

- detikFinance
Rabu, 14 Mei 2008 10:25 WIB
74,7% Konsumen Beli Properti Pakai Fasilitas Kredit
Jakarta - Mayoritas masyarakat masih menggunakan fasilitas kredit untuk membeli rumah. Survei Bank Indonesia (BI) menunjukkan 74,7% konsumen memanfaatkan fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR) untuk membeli properti.

KPR itu rata-rata memiliki tingkat suku bunga berkisar antara 10-11%. Pilihan lainnya adalah melalui pembayaran cash bertahap (18,5%) dan sebagian kecil dalam bentuk cash keras (7,3%).

Sementara dari sisi pengembang, umumnya masih menggunakan sumber pembiayaan internal untuk pembangunan properti residensial selama triwulan I-2008. Jumlahnya mencapai 53,4%. Sumber pembiayaan lainnya adalah dari perbankan (30,9%) dan dana nasabah (10,9%).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Demikian hasil Survei Harga Properti Residensial untuk Triwulan I-2008 yang dikutip detikFinance dari situs BI, Rabu (14/5/2008).

Harga Rumah Naik

Hasil Survei Harga Properti Residensial (SHPR) Triwulan I-2008 menunjukkan bahwa indeks harga properti residensial tercatat sebesar 151,27. Baik secara triwulanan (q-t-q) maupun secara tahunan (y-o-y), indeks mengalami peningkatan.Secara triwulanan (q-t-q), indeks harga naik 1,68%, lebih tinggi dibandingkan kenaikan pada triwulan sebelumnya (1,05%). Kenaikan harga ini terutama masih disebabkan oleh meningkatnya kenaikan harga bahan bangunan serta upah pekerja.

Dilihat berdasarkan tipe rumah, kenaikan harga terjadi pada semua tipe rumah, tertinggi terjadi pada tipe rumah kecil (1,95%). Sementara berdasarkan wilayah, Manado merupakan wilayah yang mengalami peningkatan harga rumah tertinggi yaitu 5,20% (q-t-q) terutama pada rumah tipe menengah (6,13%).

Sementara itu, harga rumah di wilayah Jabodebek dan Banten hanya mengalami kenaikan sebesar 1,38%, lebih rendah dibandingkan triwulan sebelumnya (1,54%). (qom/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads