Menurut Deputi Gubernur BI Budi Mulya, lelang SBI 6 bulan baru akan dilakukan setelah BI memastikan ketidakpastian di pasar sudah berkurang.
"Penghentian sementara SBI 6 bulan itu bukan hal yang strategis atau apa. Itu adalah suatu alat kami saja, menyerap likuiditas 1, 3,6 bulan. Pada saat situasi seperti sekarang, pasar lebih cenderung butuh likuiditas jangka pendek, berarti dia mengejar SBI 1 bulan," urai Budi di Gedung MA, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Kamis (22/5/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam dua kali lelang SBI terakhir yakni pada 21 Mei dan 14 Mei, lelang SBI 6 bulan akhirnya sudah menghilang. Sementara SBI 1 bulan, 3 bulan dan SBI syariah diteruskan meski responsnya berkurang.
Menurut Budi, kurangnya likuiditas yang diserap dalam lelang SBI akhir-akhir ini adalah hal yang biasa.
"Pelaku perbankan di pihak pasar keuangan masih melihat adanya ketidakpastian, tapi ketidakpastian kan mulai berkurang. Kita lihat pasar surat utang sudah mulai stabil, harga sudah mulai menguat, yield-nya mulai menurun dalam 1 dan 2 minggu ini. Itu hal yang bagus," urainya.
(qom/ddn)











































