BI Isyaratkan Kenaikan BI Rate

BI Isyaratkan Kenaikan BI Rate

- detikFinance
Kamis, 22 Mei 2008 16:22 WIB
BI Isyaratkan Kenaikan BI Rate
Jakarta - Bank Indonesia mengisyaratkan BI Rate yang kini di level 8,25 persen akan kembali naik. Hal itu untuk mengimbangi inflasi yang kemungkinan akan melonjak di tahun 2008 ini akibat kenaikan harga pangan dan BBM.

Demikian disampaikan oleh Deputi Gubernur BI Hartadi A. Sarwono usai menghadiri pelantikan Gubernur BI yang baru Boediono di Gedung Mahkamah Agung, Jalan Medan Merdeka, Jakarta, Kamis (22/5/2008).
Β 
"Kalau kenaikan itu (BI Rate) kita selalu fleksibel. Secara fleksibel pasti harus kita lakukan, apalagi kenaikan dari 8 persen ke 12 persen (inflasi) itu kenaikan yang sangat tinggi. Itu pasti harus ada adjustment, tapi itu harus kita evaluasi karena memang situasinya berbeda dengan 2005," tuturnya.
Β 
Hartadi mengatakan BI sudah melakukan perhitungan kalau kenaikkan BBM 30 persen akan ada penambahan 3 persen untuk inflasi sampai akhir tahun 2008.

"Sekarangpun perkiraaan kita tanpa kenaikan BBM inflasi masih tinggi, yoy sekitar 9 persen, naik sedikit bisa sampai dengan 9,5 persen. Kita lihat faktor musimannya ke depan ini, ditambah 3 persen inflasi bisa sekitar 12 persen akhir 2008," ujarnya.
Β 
Dikatakannya, kebijakan menaikkan BI Rate juga bisa menjadi satu cara untukmenahan laju inflasi yang akan meningkat tinggi hingga akhir tahun.
Β 
"2005 itu kita baru merubah acuan dari based money sebagai target menjadi interest rate dan itu sulit untuk kita bergerak, kalau dengan interest sekarang gampang bagi kita untuk naik atau turunkan suku bunga. Saya harapkan tidak akan terjadi istilahnya bergerak terlambat, jadi lebih antisipatif," paparnya. (dnl/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads