1.243 Pengusaha Jamu Dapat Fasilitas Perbankan

1.243 Pengusaha Jamu Dapat Fasilitas Perbankan

- detikFinance
Selasa, 27 Mei 2008 13:09 WIB
Jakarta - Sebanyak 1.243 pengusaha jamu akan memperoleh pelayanan produk dan layanan jasa perbankan dari Bank Mandiri untuk meningkatkan hasil pemasaran jamunya.

1.243 pengusaha jamu itu terdiri dari 129 industri besar dan selebihnya sebanyak 1.037 adalah Industri Kecil Obat Tradisional (IKOT) termasuk industri rumah tangga dan pengecer

"Jamu sebagai produk kesehatan tradisional perlu mendapatkan dukungan perbankan agar bisa sejajar dengan produk farmasi lainnya sehingga dapat menjadi produk unggulan bangsa yang dikenal di mancanegara," ujar Sasmita, Direktur Bank Mandiri dalam siaran pers yang diterima detikFinance, Selasa (27/5/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sedangkan bagi para petani bahan baku jamu juga mendapat fasilitas perbankan untuk meningkatkan kualitas hasil panennya. Petani empon-empon (bumbu) akan dibiayai dengan KUR Small Business dan pedagang rombong jamu seduh akan di biayai dengan Kredit Usaha Mikro (KUM).

Presiden SBY akan mencanangkan Kebangkitan Jamu dan Simposium Internasional Temulawak Pertama di Istana Negara Jakarta hari ini pukul 14.00 WIB. Dalam kesempatan ini Bank Mandiri akan mengucurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada para pedagang jamu seduh yang diwakili oleh Budi Susilowati senilai Rp 15 juta, Noor Ilham senilai Rp 8 juta dan Nefrizal Taher senilai Rp 10 juta.
(ddn/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads