BI Berharap Pertumbuhan Kredit Tak Lebih dari 28%

BI Berharap Pertumbuhan Kredit Tak Lebih dari 28%

- detikFinance
Selasa, 27 Mei 2008 17:15 WIB
Jakarta - Bank Indonesia (BI) berharap pertumbuhan kredit perbankan tidak lebih tinggi dari angka 28%, yang merupakan angka pertumbuhan kredit di bulan Maret. Hal itu dimaksudkan untuk meredam inflasi yang kini sedang 'galak'.

Hal ini disampaikan oleh Deputi Gubernur Senior BI Miranda S. Goeltom usai acara IRIF di Hotel Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta, Selasa (27/5/2008).
 
"Kredit sampai bulan Maret 2008 tumbuh 28 persen, kami perkirakan mungkin akan lebih baik kredit tidak tumbuh lebih tinggi lagi, tekanan inflasi cukup besar," jelasnya.
 
Miranda mengatakan memang saat ini tingkat NPL gross perbankan masih rendah yaitu 4,8 persen, akan tetapi BI tetap akan memantau kondisi yang terjadi akibat guncangan ekonomi global dan dampaknya terhadap perbankan.

"Karena ini akan mempengaruhi pengembalian kredit perbankan, namun sampai saat ini outlook perbankan positif dan masih kuat," jelasnya.
 
Adapun menurutnya tantangan sektor perbankan saat ini adalah belum tersedianya dana jangka panjang yang mencukupi, biaya kredit yang masih mahal dan kurang beragamnya produk perbankan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini menjadi tantangan bagi BI untuk menghadapi persoalan tersebut," ujarnya. (dnl/qom)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads