Demikian dikatakan Dirut Bank Niaga Hashemi Albakri di sela-sela RUPSLB Bank Niaga Tbk di Hotel Ritz Carlton Pacific Place SCBD, Jakarta, Rabu (28/5/2008).
Ketika ditanya apakah nama itu akan digunakan ketika merger dengan bank milik CIMB lainnya yakni Bank Lippo, Hashemi mengaku masih menunggu persetujuan dari Bank Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Proses merger antara PT Bank Niaga Tbk dengan PT Bank Lippo Tbk sendiri akan diumumkan pekan depan atau minggu pertama bulan Juni 2008. Saat ini proses tersebut masih menunggu hasil dari tim kajian akhir.
"Minggu pertama Juni akan ketahuan hasil mergernya, nanti kita umumkan," ujarnya.
Hashemi menjelaskan setelah kedua belah pihak mendapat hasil kajian setelah hasil kajian merger diketahui, hasil penggabungan kedua bank akan didaftarkan ke Bapepam, Bank Indonesia dan Bursa Efek Indonesia. "Kami targetkan penggabungan kedua bank secara legal akan selesai September tahun ini," ungkapnya.
Hashemi menambahkan seiring dengan rencana merger tersebut, kedua bank akan menyesuaikan sistem teknologi dan operasional perbankan mengingat Bank Lippo memiliki 400 cabang dan Bank Niaga memiliki 256 cabang.
(arn/ddn)











































