Β
Hal ini disampaikan oleh Deputi Bank Indonesia (BI) Siti Fadjrijah dalam acara pelatihan wartawan perbankan Lahirnya UU Perbankan Syariah, Hotel Le Meredien, Jakarta, Jumat (30/5/2008).
Β
"Berat memang untuk mencapai 5%, saya selalu ingatkan kepada kalangan industri untuk tetap memiliki target, kalau pun tidak tercapai tahun ini ya bisa tahun depannya lagi," ujarnya.
Β
Menurut Fadjrijah, selama ini BI telah melakukan banyak upaya untuk menggenjot perkembangan bank syariah diantaranya dengan mempermudah membuka layanan kantor cabang baru, mempermudah konversi bank umum ke bank syariah, kemudahan pendirian bank syariah yang hanya Rp 1 triliun sedangkan bank umum Rp 3 triliun.
Β
"Namun memang belum bisa memacu bank syariah yang sesuai dengan yang diharapkan," jelasnya.
Β
Ia menilai pangsa pasar syariah di Indonesia sebenarnya masih lebih besar ketimbang Malaysia. Sayangnya hal itu belum dimanfaatkan, bahkan justru lebih banyak dimanfaatkan oleh investor asing.
Hingga kini total aset bank syariah mencapai Rp 37,6 triliun, sedangkan bank umum mencapai Rp 1800 triliun. Fadjrijah menyatakan, untuk mencapai market share 5% setidaknya diperlukan tenaga kerja bank syariah mencapai 22. 521 orang, padahal sekarang hanya tersedia 8063 karyawan.
Β
"Ada kekurangan 14.456 karyawan untuk market share 5% saja," imbuhnya.
Β
Tahun ini BI mencatat ada beberapa bank yang akan konversi ke bank syariah diantaranya BNI syariah, BRI Syariah, Bukopin Syariah, bank panin, bank Swaguna dan lain-lain.
Β (hen/qom)











































