Target Laba BNI Tak Terpengaruh Provisi

Target Laba BNI Tak Terpengaruh Provisi

- detikFinance
Jumat, 30 Mei 2008 15:36 WIB
Target Laba BNI Tak Terpengaruh Provisi
Jakarta - Meskipun berencana untuk meningkatkan dana pencadangan atau provisi sampai 100 persen, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) tetap optimis target perolehan laba sekitar Rp 2 triliun di tahun 2008 ini tetap tercapai.

Hal tersebut disampaikan Direktur Utama BNI Gatot M. Suwondo usai acara penandatanganan kerjasama layanan cash management dengan PT Pindad dan PT Dirgantara Indonesia di Kantor Kementerian Negara BUMN, Gedung Garuda, Jakarta, Jumat (30/5/2008).

"Pertumbuhan kredit modal kerja memang agak lambat di triwulan I-2008 karena memang pengusaha masih bersiap-siap, tapi di triwulan II-2008 ini pengusaha lebih siap dan saya yakin pertumbuhan kredit modal kerja akan meningkat," tuturnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gatot mengatakan untuk kenaikan harga BBM di tahun 2008 ini sebesar 28,7 persen dampaknya sangat kecil kepada bisnis perbankan dibandingkan dengan kenaikan yang lebih besar di tahun 2005.

"Jadi kami tetap optimis bisa mencapai laba more or less Rp 2 triliun di tahun ini," jelasnya.

Untuk pertumbuhan kredit di 2008, Gatot juga optimis target pertumbuhan kredit sebesar 20 persen tetap akan tercapai di tahun ini.

"Nominalnya kredit barunya tinggal dihitung saja, tahun 2007 pencapaian kredit kita Rp 88 triliun," jelasnya.

Di tahun ini BNI berencana untuk meningkatkan provisi sampai 100 persen untuk mengantisipasi berbagai risiko ekonomi yang terjadi belakangan ini dengan krisis subprime mortgage dan juga kenaikan harga minyak dunia yang menjulang tinggi. Hal inilah yang menyebabkan pertumbuhan laba BNI tergerus.
(dnl/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads