Malaysia Ingin Bank Niaga-Lippo Gaet Manajemen Indonesia

Malaysia Ingin Bank Niaga-Lippo Gaet Manajemen Indonesia

- detikFinance
Senin, 02 Jun 2008 11:56 WIB
Malaysia Ingin Bank Niaga-Lippo Gaet Manajemen Indonesia
Jakarta - Dua Bank milik BUMN Malaysia Khazanah Nasional Bhd, Bank Lippo dan Bank Niaga akan segera merger. Di dalam bank hasil merger ini, pemerintah Malaysia menginginkan jumlah tenaga kerja Indonesia lebih banyak.

Hal tersebut disampaikan Wapres Jusuf Kalla usai bertemu dengan Wakil PM Malaysia Dato' Sri Mohd Najib Tun Razak di Istana Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (2/6/2008).

Wakil PM Malaysia ini akan menghadiri seremoni penandatanganan peresmian merger Bank Niaga-Bank Lippo yang akan berlangsung di Hotel Shangri-La siang ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Malah dia (Wakil PM Malaysia) ingin lebih banyak manajemen dari Indonesia seperti CEO. Dia memahami betul-betul dan ingin beroperasi dengan baik di Indonesia. Justru ingin lebih menambah dengan tenaga kerja Indonesia yang baik," ujar Jusuf Kalla.

Kalla yakin meskipun 2 bank itu digabung, tidak akan ada pengurangan karyawan PHK. Merger dilakukan untuk memenuhi ketentuan Bank Indonesia mengenai Single Presence Policy (SPP).

"Bank walaupun merger sebenarnya bukan mengurangi atau efisien tapi memenuhi ketentuan ada single owner," ujarnya.

Dalam kesempatan pertemuan itu, tidak ada dilakukan pembicaraan secara ditel mengenai merger itu.

"Tidak bicara teknis, hanya ingin bahwa Niaga dan Lippo agar mengadakan operasi bagi bank yang bersifat lokal dan nasional," ujar Jusuf Kalla. (ddn/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads