Merger Lippo-Niaga Hasilkan Bank Terbesar Kelima

Merger Lippo-Niaga Hasilkan Bank Terbesar Kelima

- detikFinance
Senin, 02 Jun 2008 13:50 WIB
Merger Lippo-Niaga Hasilkan Bank Terbesar Kelima
Jakarta - Proses merger Bank Lippo dengan Bank CIMB-Niaga diperkirakan akan menghasilkan bank dengan peringkat kelima terbesar di Indonesia.

"Secara aset, merger antara kedua bank akan menghasilkan bank ke lima terbesar di Indonesia," ujar Ketua Komite Eksekutif Khazanah Nasional Berhad, Tan Sri Md Nor Yusuf, dalam acara penandatanganan rancangan merger Lippo dan CIMB-Niaga di hotel Shangri-La, Jakarta, Senin (2/6/2008).

Berdasarkan data per triwulan I 2008, nilai aset CIMB-Niaga yang menduduki peringkat ke enam saat ini sekitar Rp 54,82 triliun. Lippo, yang menduduki peringkat ke sepuluh memiliki total aset sebesar Rp 39,73 triliun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan asumsi tersebut, total aset keduanya setelah merger akan menjadi Rp 94,55 triliun, mengalahkan posisi Bank Danamon, Bank Panin, BII, Bank Permata dan Bank Tabungan Negara (BTN).

"Opsi merger diputuskan setelah melalui proses pembahasan yang cukup panjang," jelas Yusuf.

Ia mengungkapkan, ketika dihadapkan dengan agenda konsolidasi perbankan yang diterapkan Bank Indonesia (BI) mengenai Single Presence Policy (SPP), pihaknya memiliki tiga opsi.

"Pertama, menjual salah satunya. Kedua membentuk holding, atau ketiga melakukan merger," ulas Yusuf.

Setelah melakukan berbagai pertimbangan, pihaknya memutuskan mengambil opsi merger untuk memenuhi kebijakan SPP.

"Kami melihat, merger akan menghasilkan potensi yang besar dari kedua bank tersebut. Oleh karena itu kami memutuskan melakukan merger," ujar Yusuf.

Pada hari ini, Senin (2/6/2008) dilakukan penandatanganan rancangan merger kedua belah pihak untuk melakukan proses awal menuju merger. Proses ini diharapkan selesai pada 1 Oktober 2008.

"Setelah itu proses merger akan memasuki tahap lanjutan. Diharapkan rampung pada triwulan IV 2009 mendatang," jelas Yusuf. (dro/ir)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads