Demikian disampaikan oleh Senior Vice President Economist and Government Relations Head Standard Chartered Bank Fauzi Ichsan, dalam acara peresmian Wisma Standard, Jl Satrio, Jakarta, Selasa (3/6/2008).
"Memang sekarang bank kecenderungan menaikan suku bunganya, karena perbankan melihat kenaikan BI rate bisa mencapai 100 basis poin," ungkap Fauzi.
Walaupun begitu, ia memperkirakan bank-bank besar akan tetap mempertahankan suku bunganya untuk mempertahankan pangsa pasarnya ditangah persaingan antar bank yang ketat.
"Karena kompetisinya kalau bank besar rela memperkecil marginnya supaya pangsa pasarnya tidak kehilangan. Semakin kompetitif sektor perbankan semakin Bank rela memangkas marjin," jelasnya.
Kendati demikian, Fauzi memperkirakan inflasi akan semakin reda mendekati penghujung tahun 2008. Hal itu dimungkinkan karena ada tanda-tanda positif bagi pasar seperti kejelasan dampak dari subprime mortgage dan perkiraan turunnya harga minyak.
"Di akhir tahun setelah pemilu AS setelah kerugian subprime sudah dapat dipastikan maka ketidakpastian akan berkurang, sehingga memicu dana investor keluar dari pasar komoditas ke saham dan obligasi, diperkirakan di triwulan akhir tahun ini," pungkasnya.
(hen/qom)










































